Tampilkan postingan dengan label teknologi informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi informasi. Tampilkan semua postingan

16.2.08

Panduan Singkat Menggunakan Bibus

M. Chusnan Aprianto

Bibus adalah perangkat lunak basis data bibliografi (mirip dengan Reference Manager). Bibus menggunakan basis data SQlite dan MySQL. Versi 1.4.0rc2 dapat digunakan pada Windows Vista, namun versi sebelumnya tidak dapat dipakai. Perangkat lunak ini, pada dasarnya dibuat untuk dintegrasikan dengan OpenOffice. Meskipun demikian, Bibus telah dikembangkan sehingga bisa diintegrasikan dengan Microsoft Office Word. Perangkat lunak ini bersifat open source (kode program terbuka untuk umum) sehingga gratis untuk dipakai, dikopi, dan didistribusikan dengan catatan tidak untuk kepentingan komersial.

Fitur-Fitur

Fitur-fitur penting yang ada pada Bibus adalah sebagai berikut.
  1. Sesuai dengan basis data SQlite dan MySQL.
  2. Manajemen referensi yang mudah dilakukan oleh pengguna seperti kopi dan salin referensi.
  3. Mesin pencarian yang baik dan mudah digunakan.
  4. Koneksi Online dengan PubMed.
  5. Dapat diintegrasikan pada OpenOfficed dan MS Office Word untuk sitasi dan bibliografi.
Instalasi

Pada Sistem Operasi Windows proses instalasi sangat mudah. Agar anda dapat menintegrasikan Bibus dengan MS Office Word atau OpenOffice, yang pertama harus dilakukan adalah menginstal salah satu program tersebut. Tahap kedua, instal bibus dengan menjalankan file bibus-1.4.0rc2-Win32-Full-Setup.exe (anda dapat mengambil file instalasi di http://www.softpedia.com/progDownload/ Bibus-Download-90840.html) kemudian ikuti langkah-langkah berikut.

1. Setelah menjalankan file instalasi, tekan Next.

Gambar 1. Proses awal instalasi Bibus.

2. Kemudian tekan I Agree, selanjutnya tekan Next dan terakhir Install.
3. Jika anda tidak menggunakan OpenOffice, maka akan muncul konfirmasi sebagai berikut.

Gambar 2. Konfirmasi jika tidak ada OpenOffice.

4. Tekan OK untuk melanjutkan instalasi.
5. Terakhir tekan Finish.
6. Jika anda memperbaharui MS Office Word atau OpenOffice, maka anda harus melakukan instalasi ulang bibus.

Menjalankan Bibus

Anda dapat menjalankan Bibus melalui tombol start. Caranya adalah tekan tombol START > All Programs > bibus > bibus. Saat pertama kali program dijalankan, anda akan diminta untuk koneksi program dan basis data. Ikuti langkah-langkah berikut.

1. Jika anda menggunakan OpenOffice pilih OpenOffice kemudian tekan Next. Jika anda menggunakan MS Office Word, pilihlah Microsoft Word kemudian tekan Next.

Gambar 3. Konfirmasi Program yang Anda Gunakan

2. Pilih basis data yang akan anda pakai. Jika anda ingin menggunakan untuk 1 komputer, pilihlah SQlite. Jika anda ingin menggunkan untuk banyak komputer pilihlah MySQL. Tekan tombol Next.
3. Pilih atau buat basis data baru, kemudian masukkan User name, terakhir tekan Finish.

Menambahkan Referensi

Anda pertama kali membuka program Bibus, maka basis data referensi masih kosong. Penambahan refeensi pada Bibus sangat mudah dilakukan dengan cara tekan Reference > New refence atau dengan jalan pintas tekan Ctrl + N. Jendela Reference Editor akan muncul.

Gambar 4. Jendela Reference Editor


Pilih jenis bibliografi pada bagian BibliographicType. Masukkan nama penulis, judul, tahun, abstrak, dan informasi lain pada kolom yang tersedia. Untuk nama penulis lebih dari, penulisan dipisahkan dengan tanda “;”. Misalnya: Mubasysyir Hasanbasri; Lutfan Lazuardi; Anis Fuad

Anda dapat pula menambahkan informasi alamat situs atau file pada bagian Supplementary Fields dengan menekan tombol URL/File. Jika telah selesai tekan tombol OK.

Pencarian Referensi

Pencarian referensi pada basis data untuk Bibus sangat mudah. Anda cukup menekan tombol Search > Search.. atau Ctrl + S, kemudian masukkan kata kunci misalnya desa siaga atau posyandu pada kotak yang tersedia dan tekan Search.

Gambar 5. Jendela Search

Main Fields dapat diubah menjadi nama penulis, tahun, judul. Fungsi ini digunakan bila kata kunci yang anda masukkan lebih dari satu. Bibus dapat pula melakukan pencarian di PubMed secara Online. Syaratnya yaitu komputer anda harus terhubung dengan internet. Cara untuk pencarian di PubMed dengan menekan Search > Pubmed search.. atau Ctrl + M, kemudian jendela Medline Search akan muncul.

Gambar 6. Jendela pencarian PubMed.

Langkah selanjutnya anda memasukkan kata kunci seperti pada pencarian Bibus biasa. Terakhir tekan Search.

Manajemen Referensi

Bibus dibuat dengan fitur yang memudahkan manajemen referensi. Manajemen yang sederhana adalah menambahkan anak folder referensi sesuai dengan kategori. Misalkan anda ingin membuah folder referensi dengan nama Kumpulan Tesis. Caranya adalah tekan tombol Reference > Add child. Kemudian masukkan nama Kumpulan Tesis pada folder baru. Anda dapat pula mengubah nama folder. Cara mengubahnya dengan menekan folder, kemudian tekan tombol mouse kanan dan pilih Rename this key. Silakan anda masukkan nama baru. Fitur yang lainnya adalah anda dapat memindahkan referensi dari satu folder ke folder yang lain dengan menekan referensi, kemudian pindahkan saja ke folder lain.

Sitasi ke MS Office Word atau OpenOffice

Cara memasukkan sitasi sangat mudah. Pertama bukalah MS Office Word atau OpenOffice. Pada Bibus tekan MSWord (bila menggunkan MS Word) atau OpenOffice (bila menggunakan OpenOffice) dan pilih Insert Citation. Cara lain adalah dengan menekan Ctrl + I. Daftar bibliografi juga dapat dimasukkan dengan memilih Update Bibliographic Index atau dengan menekan tombol Ctrl + F.

Referensi

Martineau, P., 2005. Bibus Documentation. Terdapat di http://bibus-biblio.sourceforge.net/

27.1.08

Tips Pencarian Jurnal/Artikel bagi Mahasiswa KMPK

Adhi Nila Sari

Mahasiswa KMPK dapat dengan mudah mencari contoh kasus, artikel, maupun jurnal untuk pengerjaan tugas maupun pencarian referensi thesis di internet. Pencarian dapat menggunakan Google. Mahasiswa cukup membuka www.google.co.id atau www.google.com. Saat ini Google masih menjadi search engine yang paling handal, karena bisa menjangkau daerah-daerah yang bahkan seharusnya restricted. Begitu hebatnya Google, sampai-sampai kegiatan searching di internet disebut dengan googling. Pada saat anda berhasil membuka google, maka akan tampak halaman seperti dibawah ini.


Jika anda telah menemukan halaman seperti ini maka anda dapat memulai pencarian. Pencarian dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

1. Menggunakan Boolean

Bagi Anda yang pernah belajar programming tentu sudah mengerti apa itu boolean. Boolean dalam bahasa Indonesia mungkin mirip artinya dengan logika. Google mengenal beberapa tanda boolean, antara lain:

a. tanda “+” atau AND
Tanda “+” (plus) atau “AND” digunakan untuk mencari informasi di internet yang mengandung dua kata atau lebih yang kita tentukan, misalnya:
wallpaper + free + download
Hasil pencarian Google adalah halaman-halaman web di mana setiap halaman mempunyai tiga kata tersebut. Jika suatu halaman web hanya memiliki salah satunya saja maka tidak akan ditampilkan oleh Google.

b. tanda “–“ atau NOT
Tanda “-” digunakan Jika Anda menginginkan informasi tentang sepeda motor tapi Anda tidak ingin informasi tersebut berhubungan dengan Honda, Anda dapat menuliskan:
sepeda + motor – honda
Hasil yang sama akan didapatkan dengan menuliskan:
sepeda + motor NOT honda
(kata NOT tidak harus ditulis dengan huruf besar).

c. OR
Tanda “OR” digunakan jika Hasil pencarian Google untuk dua kata atau lebih yang dihubungkan dengan tanda “OR” sama dengan jika kata-kata tersebut dipisahkan oleh spasi. Misalnya Anda mengingikankan informasi tentang kegiatan hacking atau carding di Indonesia, Anda dapat menuliskan:
indonesia + hacking OR carding

2. Pencarian Frase
Yang dimaksud frase adalah kumpulan dua kata atau lebih. Pencarian frase tertentu menggunakan Google dapat dituliskan dengan menuliskan frase tersebut di antara tanda petik ( “ ), contoh :
“Introduction to SQL Injection”
Dengan kata kunci tersebut, Google akan memberikan dokumen-dokumen yang persis memuat frase tersebut. Contoh yang lain:
“Seventh son of seventh son”
Dengan frase tersebut, kemungkinan besar Google akan memberikan hasil lirik lagu Iron Maiden. Pencarian dengan frase ini hasilnya sangat tajam, pastikan Anda menguasainya.

OK, teknik searching (pencarian) di atas adalah dasar dari teknik-teknik pencarian informasi di internet. Walaupun diasumsikan kita menggunakan Google, sebenarnya teknik-teknik tersebut dapat digunakan pada hampir semua search engine. Selanjutnya kita akan menginjak teknik-teknik yang lebih mengasyikkan, dan hanya Google yang bisa melakukannya. Yeah, Google is the best.

3. Mencari Directory Index

Jika suatu folder atau directory tidak mengandung file index (index.html, index.htm, index.php atau index.asp), maka akan ditampilkan daftar file yang ada di folder atau directory tersebut, dan judul atau title dari halaman yang tampil tersebut akan menjadi “Index of /nama_folder”.

Misalnya kita ingin mencari file mp3, maka kita dapat masukkan kata kunci :
“index of” + mp3
“index of” + mp3s
(ingat pelajaran Bahasa Inggris saat kita SMP, mp3s adalah kata jamak dari mp3)
“index of” + mp3 + metallica
“index of” + mp3 + rock
Contoh yang lain, misalnya kita ingin mencari database dari sebuah online shop yang, siapa tahu, ada informasi tentang credit card.
“index of” + mdb
“index of” + shop + mdb
“index of” + order
“index of” + orders + mdb
“index of” + “cgi-bin” + order

4. Menggunakan kata bantu filetype

Dengan menggunakan kata bantu filetype, kita dapat mempertajam pencarian file dengan ekstensi tertentu, misal:
filetype:doc
filetype:mdb
filetype:pdf
5. Menggunakan kata bantu site

Kata bantu site berguna untuk pencarian situs dengan domain tertentu, misalnya kita mencari file MS Word di situs militer, maka ditulis:
filetype:doc site:.mil
Contoh yang lain:
“index of” + password site:.ac.id
“login.asp” site:.go.au
6. Menggunakan kata bantu inurl

Kata bantu inurl digunakan untuk menemukan situs yang memiliki url tertentu, misalnya:
inurl: wwwboard/passwd.txt
Pencarian dari kata tersebut akan menghasilkan kurang lebih 139 links, yang masing-masing akan menampilan string yang ada di file passwd.txt. Oh, ya wwwBoard adalah message board berbasis CGI yang secara default menyimpan passwordnya pada file passwd.txt dengan format usernameassword.

25.1.08

Ketika Bermasalah dengan Komputer

Aditya Lia Ramadona

Artikel ini merupakan jawaban singkat atas kendala-kendala yang secara umum dihadapi mahasiswa ketika menggunakan komputer beserta aplikasinya. Artikel Kami susun mulai dari pembahasan tentang permasalahan dan bagaimana gambaran tentang permasalahan tersebut. Cakupan uraian mulai dari instalasi program, AntiVirus, akses internet, serta mencetak file; sampai pada bagaimana menghubungi Asisten Magister KMPK untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi. Anda sebaiknya mengetahui dengan jelas informasi-informasi yang Kami sajikan berikut ini agar permasalahan Anda segera terselesaikan.

Instalasi program

Sebagian besar software yang digunakan di lingkungan IKM berjalan pada Sistem Operasi Windows, terutama Windows XP. Di atas sistem operasi ini berjalan program-program aplikasi seperti Microsoft Office (Ms Word, Ms Excel, Ms PowerPoint, Ms Access), Microsoft Visio, Microsoft Project, Photoshop, Epi Info, dan berbagai program aplikasi lainnya. Hal pertama yang harus Anda perhatikan sebelum menginstall suatu software ke komputer ialah spesifikasi komputer yang digunakan dan installer dari program aplikasi tersebut. Pada umumnya suatu program aplikasi mencantumkan informasi kebutuhan minimal spesifikasi komputer agar aplikasi tersebut dapat berjalan dengan normal. Kebutuhan minimal ini biasanya dalam kebutuhan RAM dan ruang yang tersedia dalam hardisk. Anda selanjutnya perlu pula memperhatikan installer program aplikasi, bagaimana cara mendapatkannya dan apakah merupakan software yang bebas digunakan atau membutuhkan lisensi khusus.

Bila Anda telah memiliki installer suatu software dan spesifikasi komputer yang Anda miliki cukup untuk menjalankan software, berarti Anda dapat langsung menginstall software tersebut. Tahapan instalasi untuk setiap software dapat dikatakan sama. Biasanya dalam setiap paket installer telah tersedia suatu file bernama SETUP.EXE. Anda dapat menginstall software dengan menjalankan file tersebut. Caranya ialah dengan double click file dan ikuti petunjuk-petunjuk yang disajikan oleh file installer langkah demi langkah. Tahapan instalasi akan selesai setelah muncul pesan FINISH atau semacamnya.

Akses internet

Bila saat ini Anda menggunakan laptop keluaran terbaru, hampir dipastikan bahwa Anda sudah memiliki perangkat Wireless Network untuk dapat terhubung dengan internet di area Hotspot. Hotspot merupakan tempat yang menyediakan akses internet, biasanya terdapat di tempat-tempat umum seperti bandara, kafe dan mall. Kampus Kedokteran UGM sendiri telah menyediakan Hotspot yang tersebar hampir di seluruh area. Beberapa titik yang biasa digunakan oleh Mahasiswa KMPK ialah di Lobi Gedung IKM, ruang kelas dan Perpustakaan FK UGM.

Anda dapat mengakses hotspot secara bebas pada beberapa tempat, terutama di tempat-tempat umum. Akan tetapi, untuk dapat mengakses internet pada Hotspot di area Kampus FK UGM Anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Caranya ialah sebagai berikut.
  1. Bawa laptop Anda ke Ruang Data Perpustakaan Kedokteran lt. II. Layanan dibuka hari Senin-Kamis pkl. 10-13 WIB.
  2. Siapkan fotokopi bukti diri sebagai civitas akademika Fakultas Kedokteran UGM (bisa berupa KTM atau kartu perpustakaan).

Virus

Virus merupakan ancaman yang harus selalu Anda waspadai, untuk menjamin data Anda dari kerusakan. Agar selamat menghadapi ancaman ini, komputer Anda memerlukan pelindung berupa AntiVirus. Beberapa AntiVirus yang dapat Anda gunakan ialah AVGFree, AntiVir, Norton, dan McAffe. Perhatian utama yang harus Anda berikan berkenaan dengan aplikasi AntiVirus ini ialah update database. Tidak ada gunanya Anda menginstal berbagai AntiVirus, namun tidak pernah mamperbaharui databasenya. Saat ini setiap hari muncul ribuan virus baru yang siap menginfeksi komputer Anda. Update-lah database Antivirus secara teratur, minimal tiga hari sekali, lebih baik setiap hari. Untuk keamanan data dan kompatibilitas program, Anda cukup menginstal satu AntiVirus, misalnya AVGFree saja atau AntiVir saja, namun rutin memperbaharui databasenya.

Teknik memperbaharui database Antivirus setidaknya dapat diakukan dengan dua cara. Pertama, dengan mendownload langsung file database AntiVirus melalui situs provider layanan, misalnya http://free.grisoft.com/doc/update/us/frt/0 untuk AVGFree. Kedua, dengan menggunakan software AntiVirus itu sendiri. Pada software Antivirus, jalankan perintah untuk mendownload database AntiVirus.

Mencetak file

Kami menyediakan fasilitas bagi mahasiswa untuk mencetak file. Printer telah disediakan di ruang perpustakaan Magister KMPK. Di sini terdapat enam buah PC yang dihubungkan dalam LAN sehingga Anda dapat menggunakan PC yang mana saja untuk mencetak file. Sebagai ganti biaya kertas dan perawatan alat, Kami membebankan kepada mahasiswa ongkos cetak Rp 1000,- per lembar.

Bantuan Asisten

Anda yang memiliki keinginan khusus, misalnya dalam layout file, update AntiVirus, atau instalasi software, dapat mendatangi Ruang Asisten Magister KMPK. Di sini Anda akan dibantu mendesain, mengedit file, memperbaharui database AntiVirus, maupun menginstall software. Fasilitas ini disediakan secara terbatas, dalam artian Asisten Magister KMPK tidak menyediakan waktu khusus untuk membantu mahasiswa. Mereka dapat dihubungi untuk membantu mahasiswa pada waktu-waktu istirahat (pkl 12-13 WIB) atau di waktu lain ketika tidak sedang mengerjakan tugas rutinnya. Layanan ini dikenai biaya sesuai dengan tingkat kesulitan dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permintaan mahasiswa.

23.1.08

Health Policy and Management Resource Center

Aditya Lia Ramadona

Health Policy and Management Resource Center (HPMRC) dibangun oleh Magister Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan (KMPK) Universitas Gadjah Mada sebagai sumber belajar, baik untuk mahasiswa KMPK sendiri, alumni, maupun bagi masyarakat umum yang berminat dalam kajian kebijakan dan manajemen kesehatan. Di sini setiap pengguna bebas membaca materi yang telah Kami sajikan, bahkan dipersilakan untuk men-download file-file tertentu yang tersedia.

Secara garis besar, situs HPMRC berisi Working Paper Series (WPS) hasil penelitian Mahasiswa KMPK. Selain itu, tersedia pula berbagai tutorial singkat tentang penggunaan beberapa perangkat lunak yang biasa digunakan oleh Mahasiswa KMPK dalam perkuliahan

Working Paper Series

Working Paper Series merupakan sajian utama dalam Health Policy and Management Resource Center. Di sini Anda dapat menelusuri berbagai penelitian yang telah dilakukan oleh Mahasiswa KMPK dari berbagai daerah di Indonesia. Database Kami saat ini (23 Januari 2008) menyimpan setidaknya 200 WPS yang siap di-download. WPS yang di-download berbentuk file pdf. File ini bisa dibaca menggunakan aplikasi seperti Acrobat Reader (OS Windows) atau xPDF (OS Linux).

Gambar 1. Tampilan Judul WPS

Menu Pencarian

Kami telah menyediakan Menu Pencarian untuk memberikan kemudahan bagi Anda dalam menelusuri database WPS Kami. Dalam Menu Pencarian ini, Anda dapat menggunakan kata kunci, judul maupun periode penerbitan untuk menemukan WPS yang sesuai dengan sesuai keinginan Anda.

Gambar 2. Menu Pencarian

Berlangganan Email Alert

Kami juga menyediakan layanan email alert (free of charge) untuk pengguna situs Health Policy and Management Resource Center. Dengan berlangganan layanan email alert ini Anda akan selalu mendapatkan informasi terbaru dari Health Policy and Management Resource Center, baik berupa update WPS maupun berita-berita lainnya. Anda dapat berlangganan Email Alert dengan mengisi form permohonan yang telah disediakan.

Gambar 3. Form Menu Pendaftaran Email Alert

Kami masih terus mengambangkan aplikasi-aplikasi yang tersedia di HPMRC secara berkelanjutan. Anda dipersilakan untuk memberikan saran dan masukan terkait dengan pengembangan situs ini melalui kmpk@ugm.ac.id.

Pemetaan Lokasi/Titik Menggunakan GPS

M. Chusnan Aprianto

Pemanfaatan aplikasi SIG secara umum harus memiliki 4 komponen yaitu perangkat keras, perangkat lunak, data yang ada, dan sumber daya manusia. Semua komponen SIG satu sama lainnya saling mendukung. Sumber daya manusia yang berkualitas yang didukung dengan data, perangkat lunak dan keras yang cukup baik akan menghasilkan aplikasi SIG yang baik, cepat, mudah, dan murah.

Pemetaan merupakan salah satu unsur dari aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Aplikasi ini dapat dimanfaatkan di bidang lingkungan, kesehatan, maupun pertanahan. Salah satu contoh yang akan dikemukakan dalam artikel ini adalah pemetaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Bantaran Sungai Boyong.

Survey Lapangan

Langkah awal dalam setiap pemetaan adalah survey lapangan. Survey lapangan bertujuan untuk menentukan titik-titik TPS yang akan dipetakan. Survey lapangan TPS dalam contoh ini menggunakan metode sampling purposif. Titik TPS yang diambil didasarkan pada kemudahan akses ke bantaran, seperti ada jalan atau dekat dengan permukiman.

Peralatan yang dibawa dalam survey ini adalah GPS, kertas, dan alat tulis. Koordinat titik lokasi ditentukan menggunakan GPS dalam koordinat UTM. Perlu diingat bahwa koordinat yang ditulis dalam yang berinisial UTM dan 49M pada GPS.

Pemetaan Titik-Titik TPS

Tahap selanjutnya adalah memetakan titik-titik yang diperoleh dari survey lapangan. Peralatan dan bahan yang dibutuhkan dalam tahap ini adalah Software GIS (contoh ini menggunakan ArcView GIS 3.2), Microsoft Office Excel, Peta Sungai Boyong Digital, dan Peta Administratif DIY Digital.

Software GIS berfungsi untuk mengintegrasikan Peta Digital dengan titik-titik TPS. Microsoft Office Excel berfungsi untuk mengkonversi data titik-titik TPS menjadi satu file berekstensi *.dbf mengingat ArcView GIS 3.2 hanya mampu membaca file database berekstensi *.txt, *.dbf, dan INFO.

Langkah selanjutnya adalah membuat file *.dbf menggunakan Microsoft Office Excel. Buka Microsoft Excel kemudian pada kolom pertama masukkan angka di belakang 49M (49M tidak perlu ditulis), sedangkan pada kolom kedua diisi dengan angka di belakang UTM (UTM tidak perlu ditulis). Lanjutkan untuk baris berikutnya. Jika seluruh koordinat telah selesai dimasukkan ke dalam Microsoft Office Excel, kemudian simpanlah file dengan ekstensi *.dbf.

Selanjutnya buka AcrView GIS 3.2 dan buatlah file baru. Langkah pertama dalam ArcView GIS 3.2 ini adalah mengaktifkan Views dengan men-klik dua kali Views.

Gambar 1. Tombol untuk mengaktifkan View

Kemudian masukkan Peta Sungai Boyong dan Peta Administratif DIY. Caranya adalah klik View > Add Theme atau dengan menekan Ctrl+T secara bersamaan, kemudian jendela Add Theme akan terbuka. Pilihlah peta Peta Sungai Boyong dan Peta Administratif. Jangan lupa untuk selalu menyimpan file anda!

Gambar 2. Jendela Add Theme

Gambar 3. Tampilan ArcView GIS 3.2

Tutuplah View dan masukkan file *.dbf ke Tables, caranya klik satu kali Tables, kemudian klik Tombol Add dan jendela Add Table akan terbuka. Pilihlah file *.dbf yang berisi titik-titik koordinat TPS.

Gambar 4. Jendela Add Table

Selanjutnya aktifkan kembali View dan buatlah titik-titik TPS dengan Add Event Theme. Caranya klik View > Add Event Theme.

Gambar 4. Mengaktifkan Add Event Theme

Atur titik-titik koordinat dan file *.dbf sesuai yang anda buat. Jika anda mengikuti langkah di atas, maka X field diatur menjadi N1, sedangkan Y field menjadi N2. Klik OK.

Gambar 4. Add Event Theme

Terakhir, aktifkan theme koordinat tersebut dan titik-titik TPS akan langsung tampak di View.

Gambar 5. Titik-titik TPS di Sub DAS Boyong

Penutup

Pemetaan titik lokasi dalam GIS sangatlah sederhana. Tahapan yang berat dilakukan adalah Survey Lapangan. Penulis melakukan survey lapangan selama satu hari menelusuri Sungai Boyong (Code Utara). Pemetaan seperti ini dapat pula dikembangkan dalam bidang kesehatan masyarakat. Contohnya adalah pemetaan titik-titik potensi DBD, pemetaan lokasi posyandu pada kawasan terpencil, dan pemetaan genangan di kawasan perkotaan.

Penulis tidak lupa ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Aditya yang telah menjadi teman selama survey lapangan dan kepada Erfan yang telah menjadi teman diskusi tentang ArcView GIS 3.2.